Cara Menjadi Ibu yang Baik

Bagi ibu baru tentunya status ini masih terasa begitu menakjubkan dan juga menebarkan. Status baru ini membuat ibu-ibu masih bingung untuk beradaptasi dan masih dilanda dilema bagaimana cara menjadi ibu yang baik untuk anak-anaknya. Sindrom yang dikenal dengan baby blues ini memang akan menyerang ibu yang masih pertama kali melahirkan. Sindrom ini membuat sang ibu memiliki rasa takut berlebih terhadap bayinya sendiri serta pikiran buruk apakah dia bisa menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya. Sindrom ini akan sembuh jika ditangani dengan baik. Peran serta suami dalam mendukung istri juga dapat membantu penyembuhan rasa ketakutan ini.

Cara Menjadi Ibu yang Baik

Cara Menjadi Ibu yang Baik

Bagaimana sih sebenarnya cara menjadi ibu yang baik? Apakah kita merasa sudah menjadi ibu yang baik untuk anak-anak kita? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sering kali mencul di benak sang ibu yang merasa dirinya belum bisa menjadi ibu yang baik. inilah sebanarnya akar masalah yang harus dihilangkan terlebih dahulu. Cobalah untuk berpikir positif bahwa kita dapat menjadi ibu yang baik untuk anak-anak kita. Hilangkan pikiran negatif serta pertanyaan-pertanyaan yang membuat kita ragu akan kemampuan kita menjadi seorang ibu. Dengan membuang pikiran negatif ini, akan memberikan kepercayaan bagi ibu, sehingga akan mempermudah mereka menjadi ibu yang baik untuk anak-anaknya.

Luangkan waktu untuk mencurahkan kasih sayang kepada sang anak. Apabila ibu berprofesi sebagai seorang wanita karir, luangkan sedikit waktu untuk mereka. Anak tidak hanya butuh materi saja, tapi juga membutuhkan kasih sayang dari kedua orang tuanya terutama sang ibu. Ibu adalah orang yang memiliki ikatan kuat dengan sang buah hati. Jadi nikmati waktu luang di akhir pekan untuk mencurahkan kasih sayang kepada mereka. Kasih sayang seorang ibu akan membuat anak dapat terkontrol perilakunya, sehingga akan menjauhkan mereka dari sifat-sifat yang kurang baik.

Berikan contoh dengan perbuatan secara langsung. Hindari hanya memberikan perintah saja tanpa memberikan contoh kepada mereka. Dengan memberikan contoh itulah anak akan sadar sendiri dalam mengerjakan pekerjaan rumah atau hal-hal yang menyangkut dirinya sendiri. Kalau hanya perintah saja tanpa contoh, akan sulit bagi sang anak untuk mengerjakannya.

Siapkan mental dan kepercayaan anak dalam membuat keputusan. Hindari selalu mendikte keinginan anak karena itu akan membuatnya tidak memiliki rasa percaya diri ke depannya. ketika keinginannya terus didikte maka ke depannya anak akan sulit memberikan keputusan. Dampingi anak dalam memutuskan suatu hal. Jika sedikit salah arahkan kembali tapi jangan mendiktenya.

Hindari juga insiden terjadinya konflik dengan sang buah hati. Emosi mereka memang masih labih sehingga sangat mudah marah. Ketika sang buah hati marah-marah dan berteriak dengan kencang, cobalah menjauh darinya. Cobalah ucapkan, “Kalau adek terus berteriak, ibu akan menjauhi adek,” Dengan cara ini, akan membuat emosi mereka mereda dan akan mendekatkan diri sang ibu kepada anaknya.

Masih ada banyak cara menjadi ibu yang baik untuk anak-anaknya. Materi itu perlu tapi kasih sayang itu lebih utama karena dengan kasih sayang, anak akan merasakan kebahagiaan yang seutuhnya.

KOMENTAR

BACA JUGA