Dampak Globalisasi Gaya Hidup

Globalisasi gaya hidup - Zaman yang penuh kemajuan baik dari segi teknologi, informasi dan transportasi menjadi penanda era globalisasi dimulai. Ya sekarang dunia sudah masuk ke zaman globalisasi yang mana ilmu pengetahuan dan teknologi mempengaruhi kemajuan gaya hidup masyarakat dewasa ini.

Globalisasi Gaya Hidup
Globalisasi Gaya Hidup


Kemajuan teknologi memang dirasa sangat membantu untuk semua pekerjaan dan berbagai hal. Contohnya saja jika dulu untuk berkirim kabar haruslah menggunakan surat pos dan memerlukan waktu beberapa hari, sekarang sudah ada email yang bisa mengirim surat dalam beberapa detik.




Namun sayangnya arus globalisasi datang begitu cepat dan sangat besar. Sehingga apa yang diserap oleh kalangan remaja khususnya tidak melalui filter yang kuat. Dampaknya, ada begitu banyak informasi yang mereka serap mentah-mentah tanpa adanya penyesuaian diri. Sebagai contohnya budaya remaja barat yang terkenal bebas seperti pergi ke pusat hiburan malam, lalu minum-minuman keras, mereka terima dengan tanpa pertimbangan apakah ini cocok dengan budaya ketimuran atau tidak. Dampak globalisasi gaya hidup memang semakin memprihatinkan sekarang.

Dampak Globalisasi Gaya Hidup bagi para Remaja


Era globalisasi disadari atau tidak telah membawa pengaruh yang sangat besar terhadap pola pikir, gaya hidup dan beberapa hal lainnya. Pengaruh tersebut bisa diklasifikasikan ke dalam 2 dampak yakni dampak positif dan negatif. Tak dipungkiri memang segala sesuatu pasti ada dua sisi yang berlawanan, begitu juga dengan globalisasi gaya hidup.

Dimulai dari dampak negatifnya, akibat globalisasi gaya hidup yang begitu cepat banyak remaja Indonesia meniru budaya barat yang mereka lihat dari internet dan televisi. Jika dulu masyarakat Indonesia sangat terkenal dengan budi pekerti, sepertinya nilai-nilai itu sudah hilang apalagi di kota-kota besar. Jika dahulu rumah menjadi tempat nyaman, sekarang mall menjadi tujuan ketika pikiran terasa suntuk. Dari mode pakaian juga sudah mengalami pergeseran akibat globalisasi gaya hidup. Pakaian yang sekarang beredar di pasaran sudah banyak dipengaruhi oleh budaya barat dan juga negara Korea yang sekarang menjadi idola para remaja. Baju adat ketimuran yang mengedepankan sopan santun akan terus tersingkirkan dengan fashion modern tersebut. 

Masalah komunikasi sekarang sudah mengalami perubahan dari handphone biasa menjadi jajaran smartphone yang hanya satu sentuhan sudah bisa melakukan berbagai hal. Sangat memantu memang dengan adanya smartphone, tapi sayang banyak penggunanya yang tidak smart dengan memanfaatkannya untuk aktivitas yang kurang baik seperti sebagai sarana mencontek ketika ujian berlangsung. Belum lagi permasalahan pronografi yang menghantui mereka karena mereka sangat dekat dengan internet.

Sedangkan dari sisi positifnya, dampak globalisasi gaya hidup membuat semua bisa dikerjakan dengan lebih cepat. Namun sayangnya dengan segala hal yang instan tersebut masyarakat sangat suka dengan hal yang instan dan tidak menhargai sebuah proses. Menghargai waktu menjadi sisi positif oleh globalisasi gaya hidup karena mereka beranggapan bahwa waktu adalah uang dan itu sangat berharga. Jadi globalisasi gaya hidup bisa menguntungkan sekaligus merugikan manusia. Tergantung bagaimana manusia bisa memanfaatkan globalisasi gaya hidup dengan baik atau tidak. Karena globalisasi gaya hidup tidak bisa dihentikan jadi pilihannya hanya mengendalikan saja.